Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seputar Web Hosting: Pengertian dan Penggunaannya

Jika diartikan secara langsung, web hosting adalah rumah tempat website. Web hosting dibutuhkan untuk Anda yang ingin membangun sebuah website. Web hosting juga dapat dikatakan sebagai layanan online untuk mengonlinekan website atau aplikasi web di internet.

Dari cara kerja, web hosting mentransfer informasi dan media yang dibutuhkan saat Anda membuka sebuah domain.

Urgensi atau kepentingan memiliki web hosting sangatlah jelas. Web hosting sebagai tempat penyimpanan website juga memiliki beberapa jenis dan fungsi. Jika Anda ingin mengenal atau belajar tentang web hosting, ulasan di bawah ini akan memberikan ulasan singkat seputar pengertian, jenis, dan informasi lain dari web hosting.

Pengertian Web Hosting Secara Umum dan Urgensinya

Seperti yang telah disebutkan pada pengenalan di atas, dalam pengertian secara langsungnya, web hosting adalah rumah tempat website. Menurut Peter Pollock dalam bukunya yang berjudul “Web Hosting for Dummies” menyebutkan bahwa web hosting adalah industri besar.

Secara lebih lengkap, web hosting adalahruangan yang ada di dalam harddisk (tempat penyimpanan berbagai data, file, gambar dan lain sebagainya) yang akan ditampilkan di website.

Besarnya data yang bisa dimasukkan bergantung pada besarnya web hosting. Semakin besar web hosting, maka semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan di dalam website. Web hosting bisa didapatkan dengan menyewa dari perusahaan perusahaan penyewa. Ukuran dari harddisk untuk web hosting adalah MB (Mega Byte) atau GB (Giga Byte).

Yang paling penting dari memiliki web hosting adalahwebsite sendiri tidak dapat dibangun tanpa web hosting dan domain. Ingat kembali pengertian dari web hosting yang merupakan tempat penyimpanan segala jenis file pada website. Jadi, jika Anda ingin membangun sebuah website pastikan untuk mememahami dan memiliki web hosting.

Jenis-jenis Web Hosting

Web hosting bisa didapatkan dengan menyewa ke perusahaan atau penyedia jasa layanan web hosting. Web hosting juga memiliki banyak macam dan karakteristik. Kata-kata yang sering terdengar dari jenis web hosting adalah Shared Hosting, Dedicated Hosting, VPS dan Colocation Server. Jenis web hosting yang sering digunakan untuk website adalah Shared Hosting.

Jika terdapat website yang memiliki kebutuhan tinggi, disarankan untuk menggunakan VPS atau Dedicated Hosting. Web hosting, secara umum, memiliki bentuk yang sama seperti komputer server. Letak perbedaannya adalah web hosting terbaik memiliki teknologi yang memadai dan terhubung dengan internet berkecepatan tinggi.

Jika pada pembahasan sebelumnya adalah pengertian singkat tentang apa itu web hosting. Sekarang perlu diketahui mengenai beberapa istilah dari jenis web hosting yang perlu diketahui untuk belajar pengenalan terhadap dunia hosting. Untuk lebih lanjut tentang pembahasan jenis web hosting, silahkan simak pembahasan di bawah ini.

1.     WordPress Hosting 

WordPress hosting merupakan jenis web hosting yang dibuat khusus bagi pengguna wordpress. Untuk web hosting bagi pengguna wordpress ini termasuk dispesialkan, karena saat ini telah memiliki jumlah pengguna yang mencapai angka 40 juta. Content Management System atau CMS dari wordpress kini merajai hampir 80 website di dunia.

2.     Cloud Hosting

Cloud Hosting merupakan layanan web hosting yang terhubung pada banyak server. Layanan web hosting ini terpusat pada sistem cloud, sehingga dari sinilah muncul nama cloud hosting. Saat ini, salah satu yang memiliki kinerja paling baik sebagai web hosting adalah cloud hosting.

Konsep kerja dari cloud hosting adalah file website tidak hanya ada pada satu server, namun ada pada beberapa server lainnya dan dihubungkan oleh internet. Keuntungan paling nyata adalah jika terdapat server yang bermasalah, maka file website dapat dipindah ke server lainnya. Sebagai contoh ketika terdapat permasalahan listrik atau bencana alam.

Karena karakteristik yang powerful dan reliable, menjadikan cloud hosting lebih unggul dari jenis web hosting yang lain.

3.     SSD (Solid State Drive) Hosting

SSD atau Solid State Drive hosting juga merupakan salah satu jenis web hosting. SSD merupakan media penyimpanan yang prinsipnya mirip dengan harddisk, hanya saja memiliki performa dan teknologi yang jauh lebih tinggi.

Solid State Drive hosting ini memiliki performa yang lebih unggul dibandingkan dibandingkan hosting konvensional lainnya, yaitu dalam kecepatan transfer dan backup.

4.     Email Hosting

Sama seperti wordpress hosting, email hosting adalah hosting khusus yang dibuat untuk membangun email perusahaan. Kelebihan dari penggunaan email hosting adalah fitur anti spam email filter, blast email yang lebih cepat dan banyak, serta pastinya membuat perusahaan lebih provisional karena memiliki nama email perusahaan.

5.     VPS Hosting

Virtual Private Server atau biasa dikenal dengan VPS hosting merupakan suatu teknologi virtualisasi di mana dapat membagi sumber daya sebuah server fisik menjadi beberapa bagian secara virtual. Virtual Private Server juga biasa dikenal dengan Virtual Server atau Virtual Machine.

VPS hosting memiliki konsep yang mirip dengan cloud hosting atau shared hosting, perbedaannya ada pada akses kontrol, kebutuhan resource dan sistem operasi yang dijalankan. Virtual Private Server juga memiliki beberapa teknologi yang digunakan, salah satu yang sering disarankan adalah penggunaan Virtualisasi KVM.

6.     Dedicated Hosting

Dedicated Hosting merupakan layanan web hosting dimana semua akses kontrol diberikan kepada pengguna. Pera akan diberikan akses kontrol penuh sebagai root atau administrator. Pengguna harus bertanggung jawab terhadap semua maintenance, hardening, kontrol serta keamanan dari dedicated hosting. Dari segi harga, dedicated hosting memiliki harga yang tergolong mahal.

7.     Colocation Hosting

Colocation Hosting secara konsep hampir sama dengan dedicated hosting, yaitu sistem akses kontrol penuh terhadap server yang diberikan kepada pengguna. Colocation hosting juga memberikan akses fisik server kepada pengguna.

Karena adanya akses fisik server, perusahaan pengguna colocation hosting akan melakukan maintenance secara fisik, memikirkan masalah pada internet, sumber daya listrik, penyimpanan server dan hal teknis lainnya.

Secara harga, colocation hosting juga merupakan salah satu jenis web hosting yang paling mahal jika dibandingkan dengan web hosting yang lain.

8.     cPanel Hosting

cPanel Hosting merupakan sebuah control panel dari web hosting yang bertujuan untuk pengelolaan atau setting hosting. Pengelolaan yang dapat dikontrol berkaitan dengan domain dan hosting seperti menambah subdomain, add-on domain, setting email, file manager, backup restore bahkan setting database.

Web hosting jenis ini memiliki tampilan yang user friendly, sehingga memudahkan pengguna untuk melakukan setting.

9.     Shared Hosting

Shared Hosting merupakan layanan dari web hosting yang hanya menggunakan satu server saja. Secara harga, shared hosting tergolong sangat murah. Untuk penggunaannya pun, shared hosting cukup flexibel. Oleh karena itu, web hosting jenis ini adalah yang paling sering disarankan dan dipakai oleh pengguna web hosting.

Dapat disimpulkan dari ulasan di atas bahwa web hosting adalah ruangan yang ada di dalam harddisk yang akan ditampilkan di website. Jika ingin membangun sebuah website, maka web hosting termasuk syarat utama yang harus dipenuhi. Web hosting juga memiliki 9 macam jenis yang bisa dipilih. Semoga informasi di atas bermanfaat.