Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Contoh Shared Hosting

Dengan membuka tulisan ini, kemungkinan Anda sedang membuat situs web sendiri. Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah menentukan hosting website. Dimana aspek ini penting dipahami, meskipun agak sulit untuk mengenalinya di babak pertama. Tentu, untuk memilih jenis hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda perlu adanya riset. Pada tulisan ini Anda akan mengenali shared hosting dan bagaimana contoh shared hosting untuk web Anda.

Untuk membuat website, hosting akan menyimpan file, aset, dan database ke server. Sehingga saat seseorang mencari nama domain, dan mengetikkannya di kolom pencarian (address browser), maka host akan mengirimkan file dan menampilkan permintaan orang tersebut.

Adapun jenis hosting yang bisa Anda pakai selain shared hosting, seperti virtual private server(VPS), Cloud Hosting, WordPress Hosting, dan Dedicated Server Hosting.

Tentang Shared Hosting dan Cara Kerjanya

Kata kunci untuk menjelaskan shared hosting berada di namanya. Melalui shared hosting, website akan berbagi dengan server lainnya. Untuk lebih tahu tentang pengertian jenis hosting ini, Anda perlu mengenali cara kerjanya. Dimana setiap situs web akan tersimpan di internet (host/server/sejenis komputer).

Ketika orang mengetikkan nama domain (URL) situs web ke dalam browser, maka mesin pencari menggunakan alamat tersebut untuk menampilkan situs web Anda.

Secara sederhana, shared hosting merupakan sebuah layanan hosting yang digunakan oleh beberapa pengguna website. Minimalnya dalam satu server akan digunakan 3 sampai 5 pengguna web, dan saling berbagi satu sama lain. Beberapa diantaranya juga bisa digunakan hingga belasan pengguna. Ini bergantung dari kapasitas web (space GB) yang digunakan oleh pemilik.

Kelebihan dari shared hosting salah satunya adalah lebih mudah ditemukan oleh provider dalam negeri hingga luar negeri. Pengguna bisa memakai layanan ini secara gratis , tanpa membayar tagihan apapun dan tidak perlu berlangganan.

Kelebihan dan Kekurangan

Yang paling utama dari kelebihan share hosting adalah harga sewanya yang terjangkau. Contoh share hosting ini bisa diibaratkan dari pengguna blogger yang belum berpenghasilan, tetapi masih bisa menggunakan layanan ini.

Selain itu, shared hosting juga mudah digunakan, karena tidak membutuhkan kemampuan teknikal. Justru beberapa penyedia layanan, bisa menginstall web Anda secara langsung.

Untuk cara kerja yang dibatasi provider web, Anda bisa memperluas kapasitas penyimpanan kapanpun yang Anda inginkan. Jika dibandingkan dengan dedicated hosting, jenis hosting ini tidak membutuhkan migrasi data dan setting ulang seluruh konten, saat kapasitas penyimpanan diperluas.

Jika dipakai untuk keperluan konten artikel, shared hosting lebih dari cukup. Karena tersedia 5 GB penyimpanan, yang bisa menampung semua artikel Anda.

Hanya saja layanan shared hosting kurang sesuai untuk keperluan bisnis dan toko online. Hal ini karena ruang penyimpanan yang tidak bisa menampung pengunjung setiap harinya. Di awal mungkin masih bisa berjalan, namun seiring berjalannya waktu Anda perlu meng-upgrade ruang penyimpanan yang lebih besar dan memindahkan seluruh data dalam web tersebut di hosting yang baru.

Untuk rata-rata uptime sebanyak 90%. Meskipun server jarang down, tetapi ada beberapa saat, yakni satu kali dalam satu bulan hosting tidak bisa diakses oleh orang yang berkunjung di website Anda. Sehingga bisa dirangkum, kelebihan shared hosting lebih murah dibandingkan dedicated hosting. Meskipun begitu, shared hosting masih memiliki kekurangan untuk peningkatan lainnya.

Tujuh Hal untuk Memilih Contoh Shared Hosting

Penjelasan ini akan berfokus pada layanan shared hosting WordPress. Dimana ini menjadi contoh shared hosting yang memiliki CMS lebih dari 1,7 Juta pengguna. Orang yang menggunakannya akan tahu, bahwa memanage blog WordPress, akan merasakan kemudahan dan kesulitan secara bersamaan. Ada alasan mengapa faktor mudah dalam menggunakan layanan share hosting, perlu Anda pikirkan dua kali.

Hal ini menandakan bahwa tidak sembarangan, untuk memilih layanan share hosting bagi blog Anda. Sebelum diputuskan untuk membelinya, berikut tujuh hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih layanan shared hosting. Agar website Anda berjalan dengan optimal dengan jenis hosting ini, baca rangkuman dalam tulisan ini sampai selesai! 

1.    Kuota Bandwidth Serta Disk Space

Saat Anda baru pertama kali membuat website, disk space yang diberikan sebesar 5 GB. Mungkin ruang penyimpanan ini dirasa cukup, hanya saja jika pemakaian untuk menambahkan konten website dilakukan setiap harinya, maka akan melambat secara bertahap. Hal ini menandakan disk space perlu ditambahkan segera mungkin.

 

Apabila tidak ditambahkan, maka website tidak bisa menampung pengunjung setiap harinya. Lebih baik Anda menggunakan provider yang memberikan bandwidth (space disk) unlimited.

 

2.    Pilih Customer Support dan Customer Service Profesional

Penting untuk diperhatikan, pelayanan yang akan Anda dapatkan dengan menggunakan shared hosting yakni customer service dan customer support-nya. Layanan ini penting Anda perhatikan, apabila website mengalami masalah. Pastikan layanan jasa hosting yang Anda pilih menyediakan waktu 24/7, agar Anda bisa mengkonsultasikan masalah website segera mungkin.

 

3.    Masa Penyedia Jasa Hosting

Hal penting lain yang patut diperhitungkan adalah masa penyedia hosting. Semakin lama umurnya, maka jasa hosting memiliki kualitas yang baik. Disarankan Anda memilih penyedia jasa hosting yang umurnya minimal satu tahun.

 

4.    Mendapat Add-On Domain

Mungkin Anda akan berfikir, kenapa perlu alamat website yang lebih dari satu untuk satu hosting? Hal ini dimungkinkan saat Anda sudah memikirkan biaya operasional, dan menjadi solusi untuk penghematan biaya hosting Anda nantinya.

 

5.    Backup Data Secara Rutin

Data menjadi faktor penting dalam membuat website.Tanpa data, website Anda tidak memiliki apa-apa. Untuk itu, dalam memilih hosting yang sesuai, Anda pastikan backup data yang ditawarkan jasa hosting.

 

6.    Faktor Harga dan Jaminan Pengembalian Uang

Faktor ini mungkin menjadi poin pertama saat mempertibangkan hosting website Anda. Murah saja tidak bisa menjadi patokan, karena yang paling penting adalah harga yang reliabel antara fasilitas dan kualitasnya.

 

Anda perlu memperhatikan fasilitas yang diberikan jasa layanan hosting, dan pastikan tawaran yang diberikan sesuai. Pastikan juga ada jaminan pengembalian selama 60 hari, jika suatu saat Anda tidak puas dengan layanan mereka.

 

7.    Review dari Pengguna Internet

Review orang lain di internet tentang layanan hosting website sangatlah penting. Hal ini meliputi pertanyaan-pertanyaan, yang mungkin saja Anda pikirkan sebagai orang pertama di bidang shared hosting. Biasanya, review orang lain menjadi jalan keluar saat Anda menemui masalah untuk memilih layanan hosting.

Berikut menjadi penjelasan panjang untuk mendeskripsikan contoh shared hostingpada suatu website. Anda pun sudah mengetahui pengertian share hosting serta cara kerjanya dalam pembagian server. Pada intinya, layanan ini bisa Anda gunakan sebagai penyedia penyimpan konten pribadi seperti artikel. Sedangkan untuk keperluan bisnis, shared hosting dirasa kurang sesuai, karena bisa mengalami down 1 kali dalam 1 bulannya.